NASKAH RADIO
No.027/PUROBOYO/LPT/106/XI/2017
PERINGATAN
HARI PAHLAWAN SEBAGAI BENTUK
TERBANGUNNYA
PERSATUAN INDONESIA
Pemerintah
Kabupaten Madiun melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Pendopo Ronggo
Djumeno, Rabu 12 Nopember 2017
//dalam Peringatan Hari Pahlawan ke- 72 ini, Bupati Madiun bertindak selaku
inspektur upacara diikuti wakil Bupati Madiun,
Ketua DPRD , Forkopimda, Kepala OPD, Sekda, Asisten Staf Ahli, Direktur BUMD, Camat, Kepala
Desa se-Kab. Madiun, Ketua Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan ,
serta pelajar//
Bupati
Madiun H.Muhtarom S.Sos dalam membacakan sambutan tertulis menteri sosial RI
antara lain mengatakan, dalam setiap
rangkaian perjuangan kepahlawanan yang membentuk ke-Indonesiaan, kita dapat
mengambil pelajaran dari apinya perjuangan para pendahulu kita, api yang
menjadi suasana kebatinan dan pelajaran moral bagi kita semua yakni, api yang
membentuk terbangunnya Persatuan Indonesia yang terdiri atas dua hal, yakni
adanya harapan dan pengorbanan. Harapan dan pengorbanan itulah yang membentuk
persatuan dan melahirkan Indonesia, merawat eksistensinya dalam panggung
sejarah bangsa-bangsa dan harus terus dinyalakan agar Republik Indonesia tetap
berdiri tegak, menjadi besar dan terus memberi sumbangan penting sebagai bagian
dari persaudaraan umat manusia di dunia.//
Di
tambahkan pula Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla melalui
sebuah visi transformatif yang mengarahkan dan menghimpun gerak seluruh elemen
Republik Indonesia yakni, terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian
berlandaskan gotong - royong. Dalam kerangka mewujudkan visi tersebut telah
dirumuskan sembilan agenda prioritas
pemerintahan ke depan yang disebut NAWA CITA. Kesembilan agenda prioritas dikategorikan
ke dalam tiga ranah; ranah mental-kultural, ranah material (ekonomi) dan ranah
politik. Pada ketiga ranah tersebut,
Pemerintah saat ini berusaha melakukan berbagai perubahan secara akseleratif,
berlandaskan prinsip-prinsip ///

