Laman

Jumat, 22 Maret 2019

PEJABAT FUNGSIONAL DILANTIK DAN DIAMBIL SUMPAH JANJINYA


NASKAH RADIO
No.027/PUROBOYO/LPT/152/III/2019

PEJABAT FUNGSIONAL LINGKUP PEMERINTAH KABUPATEN MADIUN
DILANTIK DAN DIAMBIL SUMPAH JANJINYA




Bupati Madiun H. Ahmad Dawami, S.Sos melantik dan mengambil sumpah atau janji pejabat fungsional sejumlah 260 orang di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun/ Jumat, 22 Maret 2019// Pelantikan disaksikan oleh Wakil Bupati Madiun/ Sekda/ Staf Ahli/ Asisten Sekda/ Kepala OPD serta para tamu undangan lainnya//
            Dalam sambutannya Bupati Madiun menyampaikan / bahwa kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat fungsional/ merupakan amanah dari Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017/ tentang tata cara pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji jabatan administrator/ jabatan pengawas/ jabatan fungsional dan jabatan pimpinan tinggi//
Bupati Madiun menjelaskan bahwa pejabat fungsional harus punya satu tekad satu tujuan/ yaitu mewujudkan Madiun yang aman/ mandiri/ sejahtera dan berakhlak// H. Ahmad Dawami juga berharap agar mengedepankan kerja sama yang dimulai dari pekerjaan terendah hingga tertinggi// (An)

DISPARPORA KABUPATEN MADIUN MERESPON POSITIF PEGIAT BUDAYA


NASKAH RADIO
No.027/PUROBOYO/LPT/153/III/2019


DISPARPORA KABUPATEN MADIUN MERESPON POSITIF
PEGIAT BUDAYA DALAM MENGEMAS
KAMPUNG PESILAT INDONESIA

Kampung Pesilat yang sudah digagas pemerintah Kabupaten Madiun menjadi topik utama dalam dialog yang bertajuk Juminten atau Jagongan Jumat Malem Ten Caruban di cafe dan galeri budaya eat house Caruban // Hal ini mendapat respon positif dari Disparpora Kab. Madiun// 
Kepala Dinas Pariwisata Yudi Hartono memaparkan / kampung pesilat Indonesia muncul dari gagasan untuk memberikan wadah bagi 14 perguruan silat yang ada di Kabupaten Madiun // Ada dua hal yang ingin dicapai yakni sisi pariwisata dan prestasi // Sebagai pendukung telah dibangun fasilitas padepokan/ yang menjadi pusat kegiatan bersama perguruan silat dan sejumlah event yang melibatkan anggotanya//
Sementara budayawan Madiun Herutomo berpendapat/ perlunya menjaga ciri khas masing-masing perguruan silat sebagai bagian kearifan lokal// Mengemas Kampung Pesilat Indonesia di Kabupaten Madiun tidak cukup hanya lewat event besar saja// Yang terpenting adalah menyatukan semua perguruan silat yang ada melalui pendekatan budaya// Bahwa pencak silat adalah kekayaan budaya yang perlu dilestarikan/ tidak sebatas kemampuan bela diri yang mengandalkan kekuatan fisik/// (nora)

Sabtu, 16 Maret 2019

SIMA'AN AL-QUR'AN KUBRO KE - 46


NASKAH RADIO
No.027/PUROBOYO/LPT/151/III/2019

BUPATI MADIUN MEMBUKA SIMA'AN AL-QUR'AN KUBRO KE - 46
PEMERINTAH KABUPATEN MADIUN





Dalam rangka memperingati Isro' Mi'roj Nabi Muhammad SAW / Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Sima'an Al-Qur'an Kubro ke-46 / di Pendopo Ronggo Djoemeno Caruban Jumat 15 Maret 2019 //
Bupati Madiun Ahmad Damawi Ragil Saputro, S.Sos membuka Sima'an Al-Qur'an yang bekerja sama dengan Jam'iyyatul Wurro'Wal Huffadz Kabupaten Madiun// Dalam sambutannya Bupati Madiun mengatakan/ keputusan sima'an kubro ditetapkan setahun dua kali / karena harus mengimbangi perkembangan teknologi dengan perkuatan pendidikan akhlak dan batin// Dengan semangat kubro / kemajuan teknologi akan berdampak positif bagi generasi muda / dan dengan ikhtiar lahir batin semoga membawa barokah serta terhindar dari bencana//
Kegiatan Sima'an Al-Qur'an Kubro dilaksanakan tanggal 15 dan 16 Maret 2019/ bertempat di Pendopo Ronggo Djoemeno / Masjid Agung Quba Kabupaten Madiun/ dan ruang kantor Puspem Mejayan// Dihadiri Wakil Bupati / Sekda / kepala OPD / camat / Kyai sepuh / dan peserta Sima'an Al-Qur'an Kubro meliputi / karyawan karyawati Pemkab Madiun, siswa siswi SMA/SMK/SMP se-Kabupaten Madiun/ dan masyarakat Kabupaten Madiun/// (Dedy)




Senin, 11 Maret 2019

BUPATI MADIUN MENYAMPAIKAN PERUBAHAN STATUS DARURAT BANJIR


NASKAH RADIO
No.027/PUROBOYO/LPT/149/III/2019

BUPATI MADIUN MENYAMPAIKAN
PERUBAHAN STATUS DARURAT BANJIR



Melalui  konferensi pers yang diselenggarakan di posko penanganan bencana alam banjir di Kecamatan Balerejo/ jam tujuh malam Senin, 11 Maret 2019/ Bupati Madiun H. Ahmad Dawami menyampaikan/ status tanggap darurat banjir berubah menjadi status pemulihan bencana banjir yang akan berlaku 90 hari kedepan/ mulai 13 Maret sampai dengan 10 Juni 2019// Karena bantuan sudah dirasakan mencukupi dan agar tidak terjadi penyalahgunaan bantuan/ penerimaan bantuan dalam bentuk apapun akan dihentikan mulai Selasa 12 Maret 2019 sampai dengan jam 12 malam //

Sedangkan untuk meringankan beban masyarakat yang terkena dampak banjir dengan nilai estimasi total kerugian sebesar 54 milyar/ setiap harinya bantuan didistribusikan kepada para korban bencana banjir / dan semua laporan bantuan baik yang masuk maupun yang sudah terdistribusikan/ akan disampaikan secara transparan oleh Bupati Madiun dalam waktu 14 hari kedepan// Bupati Madiun juga mengucapkan terima kasih atas semua bantuan dari berbagai pihak /// ( rrj-kominfo)



BANJIR DI KABUPATEN MADIUN TELAH BERLALU SISWA SISWI SD DAN SMP BISA MENGIKUTI UJIAN

NASKAH RADIO
No.027/PUROBOYO/LPT/150/III/2019

BANJIR DI KABUPATEN MADIUN TELAH BERLALU
SISWA SISWI SD DAN SMP BISA MENGIKUTI UJIAN

Setelah melalui masa darurat bencana/ siswa siswi yang sekolahnya terdampak banijr bisa kembali melanjutkan kegiatan belajar mengajar // Meskipun sarana dan prasarana kurang memadai karena peralatan sekolah seperti buku/ tas /sepatu terendam air saat banjir / hal tersebut tidak mengganggu jadwal Ujian Bersama untuk SD dan UTS untuk SMP yang dilaksanakan Senin 11 Maret//
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun Sodiq Heri Purnomo menjelaskan/ sejak Jumat delapan Maret telah dilaksanakan kerja bakti sehingga hari Senin siswa sudah bisa mengikuti UBSD dan UTS (INSERT P SODIK)
Kadindik nenambahkan tidak ada bangunan lembaga pendidikan yang rusak/ hanya  sarana pendidikan seperti komputer / buku dan peralatan elektronik yang rusak karena terendam air// Beberapa fasilitas yang rusak telah di inventaris kemudian akan dilaporkan ke kementerian, serta ada mekanisme dari APBD // Selain itu  peran masyarakat /CSR/ BUMD/BUMN dalam memberikan bantuan peralatan sekolah seperti seragam/ sepatu/ buku sangat membantu kelancaran para siswa /// (nora)

Kamis, 07 Maret 2019

GUBERNUR JAWA TIMUR BERSAMA BUPATI MADIUN MENGUNJUNGI DESA TERDAMPAK BANJIR


NASKAH RADIO
No.027/PUROBOYO/LPT/148/III/2019

GUBERNUR  JAWA TIMUR KHOFIFAH BERSAMA BUPATI MADIUN 
MENGUNJUNGI DESA TERDAMPAK BANJIR
DI KECAMATAN BALEREJO




Gubernur Jawa Timur Dra. Khofifah Indar Parawangsa bersama Bupati Madiun melintasi luapan air di Desa Garon Kecamatan Balerejo / untuk melihat langsung lokasi banjir Kamis 7 Maret 2019// Pada kunjunganya Khofifah mengatakan /dalam jangka pendek pihaknya akan mengevaluasi titik pengungsi dan pemasangan bronjong di Kecamatan Balerejo oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo / sebagai langkah preventif dari makin meluasnya tanggul yang jebol di kali Bedah // Kemudian untuk  jangka panjangnya  membuat plengsengan// dan menginstruksikan petugas PU Pengairan dan Pertanian untuk mengawal hingga masa rekonstruksi// Selain itu dalam minggu terakhir ini pihaknya akan tetap berkoordinasi dengan Bupati/ Walikota di Jawa Timur yang terdampak banjir// (INSERT B KHOFIFAH BANJIR)
Saat mendatangi posko banjir Gubernur Khofifah menyerahkan bantuan kepada warga terdampak banjir berupa paket sembako/ makanan siap saji dan tambahan gizi serta bantuan pakaian dan selimut//
Dalam kesempatan yang sama Bupati Madiun H. Ahmad Dawami memaparkan/ hingga saat ini Pemkab Madiun dan Forkopimda terus melakukan langkah-langkah evakuasi dan mengoptimalkan ketersediaan pangan // Saat evakuasi Bupati Madiun secara langsung memberi komando berharap serta berusaha/ agar tidak ada korban jiwa dan jangan sampai ada keterlambatan bantuan penanganan// H. Ahmad Dawami menambahkan penanganan banjir akan selesai dalam dua minggu / dan Pemkab Madiun bersama Forkopimda terus memantau serta melakukan koordinasi /// (INSERT BUPATI BANJIR BALEREJO)
(Nora)

Selasa, 05 Maret 2019

BENCANA BANJIR MELANDA KABUPATEN MADIUN


NASKAH RADIO
No.027/PUROBOYO/LPT/147/III/2019

BENCANA BANJIR MELANDA KABUPATEN MADIUN


Hujan lebat selama 3 jam lebih mengakibatkan banjir di Kabupaten Madiun// Debit air yang semakin meninggi hingga 3 meter sejak pukul 2 dini hari pada Rabu 6 Maret  mengakibatkan warga Desa Purworejo mengungsi ke tempat yang lebih tinggi// Tim SAR dari BPBD, TNI, POLRI, serta relawan berupaya mengevakuasi warga yang masih  terjebak di dalam rumah/ namun hingga pukul 9 pagi  masih ada warga yang enggan di evakuasi//
Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto saat wawancara dengan tim liputan Puroboyo mengatakan/ Pemkab Madiun menyiapkan posko bencana di beberapa titik lokasi banjir/ kemudian tim medis dari semua Puskesmas didatangkan untuk membantu warga yang telah di evakuasi// Langkah selanjutnya yakni mengidentifikasi kejadian/ kerja bakti/ memberikan bantuan makanan/ mengevakuasi korban/ memasang tenda untuk warga terdampak/ dan mengirim perahu karet//
Dalam kesempatan yang sama Sutomo warga Desa Pulerejo Rt 19 Rw 6 mengatakan banjir setinggi 3 meter ini mengakibatkan barang- barang elektronik miliknya hancur/ tidak ada pakaian yang tersisa, karena saat banjir datang hanya sempat menyelamatkan keluarga dan hewan ternaknya saja// Selain Desa Purworejo Kecamatan Pilangkenceng/banjir juga melanda  beberapa desa di Kecamatan Madiun/Saradan/Balerejo/Sawahan/Mejayan/Wungu dan Wonoasri ///  (nora)